Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Hubungan Asupan Gizi Makro dan Riwayat Infeksi Dengan Malnutrisi Pada Balita di Puskesmas Lotu

  • Nadya Ulfa Tanjung Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Erwin Nofianti Nazara Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Sumatera Utara
Keywords: Asupan makro, Malnutrisi, Riwayat penyakit, Infectious disease, Macronutrients intake, Malnutrition

Abstract

Abstrak

Latar Belakang : Gizi kurang merupakan satu bentuk gangguan kesehatan yang terjadi karena kurangnya asupan gizi yang dibutuhkan didalam tubuh. Anak dengan kondisi stunting lebih mudah mengalami sakit, baik penyakit yang tergolong menular maupun penyakit yang tidak menular juga disertai dengan peningkatan risiko gizi lebih. Dalam proses tumbuh kembang, pemenuhan nutrisi pada balita mutlak harus dilakukan untuk mendukung maksimalnya pertumbuhan anak serta memastikan mereka terhindar dari stunting. Penyakit infeksi dapat menghambat proses metabolisme, yang dalam jangka waktu tertentu menimbulkan gangguan pertumbuhan pada anak dalam bentuk malnutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan dari asupan dan riwayat infeksi dengan malnutrisi pada balita.

Metode : Penelitian ini dilaksanakan dengan menerapkan metode deskriptif kuantitatif dengan desain studi crossectional yang dilaksanakan di wilayah otoritas Puskesmas Lotu dengan menggunakan metode food recall 3x24 jam, sedangkan untuk menggali riwayat penyakit diperoleh melalui kuesioner yang berisi pertanyaan tentang riwayat infeksi balita. Seluruh balita dilibatkan dalam penelitian ini sebagai sampel yang berjumlah 30 orang (total sampling). Penelitian menggunakan  analisis statistic bivariate untuk membuktikan hubungan.

Hasil : Terbukti bahwa ada hubungan yang signifikan yang dibuktikan secara statistik (p-value = 0,001) antara asupan total energi, karbohidrat, protein dan lemak dan  penyakit infeksi dengan malnutrisi pada balita.

Kesimpulan : Penelitian ini membuktikan adanya hubungan signifikan antara asupan gizi makro dan riwayat penyakit infeksi pada balita dengan malnutrisi

Kata Kunci : Asupan makro, Malnutrisi, Riwayat penyakit

Abstract

Background: Malnutrition is a condition due to lack of intake of nutrients needed. Stunted children will be susceptible, both infectious and non-infectoius diseases as well as higher risk of being overweight or obese. During growth and development stage, the fulfillment of nutritional intake in toddlers is very influential in supporting children's growth. Infectious diseases can inhibit metabolic processes, which in periods of time leads to growth disorders in children through malnutrition. This research aimed to determine the association of macronutrients intake and infectious diseases with the incidence of malnutrition in children under five.

Methods: This descriptive quantitative research used cross-sectional study design in Puskesmas Lotu region  using 3x24 hour food recall, the history infection obtained through a questionnaire. There were 30 children in total under five in the Lotu Health Center working area and and all of them became sample in this research. This study uses bivariate statistical analysis to prove the correlation between variables.

Results: Results showed that statistically (p-value = 0,001) the intake of total energy, carbohydrates, protein and fat plus infectious diseases had a significant relationship with malnutrition.

Conclusion: This research showed relationships between macronutrients intake and infectious diseases with malnutrition

Keywords: Infectious disease, Macronutrients intake, Malnutrition

References

Saputri, R. A., & Tumangger, J. (2019). Hulu-Hilir Penanggulangan Stunting Di Indonesia. Journal Of Political Issues, 1(1), 1–9. Https://Doi.Org/10.33019/Jpi.V1i1.2

Nengsi, S. (2017). Hubungan Penyakit Infeksi Dengan Status Gizi Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Anreapi Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(1)

Nugroho, M. R., Sasongko, R. N., & Kristiawan, M. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Anak Usia Dini Di Indonesia. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5 (2). Https://Doi.Org/10.31004/Obsesi.V5i2.1169

Millward, D. J. (2017). Nutrition, Infection And Stunting: The Roles Of Deficiencies Of Individual Nutrients And Foods, And Of Inflammation, As Determinants Of Reduced Linear Growth Of Children. Nutrition Research Reviews, 30(1), 50–72. Https://Doi.Org/10.1017/S0954422416000238

Kemenkes RI. "Hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) Tahun 2017." Direktorat Gizi Masyarakat, Direktorat Jendral Kesehatan Masyarakat. Jakarta, 2017

Kementerian Kesehatan, Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta, 2018

World Health Organization (WHO). “ World Health Statistik 2018: Monitoring Health for The Sustainable Development Goals (SDGs).” 2018

Desyanti, C., & Nindya, T. S. (2017). Hubungan Riwayat Penyakit Diare Dan Praktik Higiene Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Simolawang, Surabaya

Yulnefia & Mega Sutia. (2019) Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-36 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar. Jambi Medical Journal Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, vol.10 no.1 (2019), 154-163

Asiah, A., Yogisutanti, G., & Purnawan, A. I. (2020). Asupan Mikronutrien Dan Riwayat Penyakit Infeksi Pada Balita Stunting Di UPTD Puskesmas Limbangan Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi. Journal Of Nutrition College, 9(1), 6–11. Https://Doi.Org/10.14710/Jnc.V9i1.24647

Almatsier, Sunita. 2010. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

C. Dewi dan NH. Mustika. 2012. Bahan Pangan, Gizi dan Kesehatan. Alvabeta : Bandung.

Harjatmo Titus Priyo, Par’i Holl M, Wilyono Sugeng, Penilaian Status Gizi. Bahan Ajar Gizi, Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Jakarta, 2017

Ratufelan Esra, Zainuddin Asnia, Junaid. Hubungan Pola Makan, Ekonomi Keluarga dan Riwayat Infeksi dengan Kejadian Gizi Kurang pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Benu-Benua Tahun 2018. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (Jimkesmas), vol.3, no 2 (2018).

Waroh, Y. K. Pemberian Makanan Tambahan Sebagai Upaya Penanganan Stunting Pada Balita di Indonesia. Jurnal Kebidanan, vol. 11 no.1 (2019).

Bella et al. Hubungan Pola Asuh dengan Kejadian Stunting Balita dari Keluarga Miskin di Kota Palembang. Jurnal Gizi Indonesia, vol. 8, no.1 (2020), 31-39

Dewana, Z., Fikadu, T., Facha, W., & Mekonnen, N. (2017). Prevalence And Predictors Of Stunting Among Children Of Age Between 24 To 59 Months In Butajira Town And Surrounding District, Gurage Zone, Southern Ethiopia. Health Science Journal, 11(4). Https://Doi.Org/10.21767/1791-809X.1000518

Published
2023-02-28